Actually,
I really don't know that I was really crazy, silly atau mungkin terlalu
lebeeyy. But yesterday was the biggest sacrifice that I've been to
watch a concert. What concert?? Jangan ketawa ya, pren.. tak lain dan
tak bukan, the no. 1 boys band in Korea, Super Junior. Ehemm...
*blushing.
If some of you remembered one of my list wish concert on 2012, yes
Super Show (name of Super Junior concert) is included. So, when I knew
they will concert in Jakarta. I am really exited.
Tapi
ternyata awal perjalanan saya untuk menonton konser itu tak semulus dan
senyaman seperti beberapa konser yang pernah saya nonton sebelumnya.
Pertama, dari promotor, Showmaxx Entertainment yang menurut saya amat
teramat bodoh. Kenapa?? Karena Sebulan sebelum konser mereka baru
memberitahukan tanggal konser tersebut yaitu 28-29 April 2012 dan kurang
dari sebulan mereka baru memberitahukan lay out panggung, harga tiket
dan the worst is public sale yang diadakan offline dalam satu hari dan
dalam satu tempat. Haaaa... watdef&%$3**

Oke,
itu belum seberapa.. yang paling bodoh lagi penjualan offline tiket
yang terbagi dalam dua sesi itu dibuat sangat teramat ribet.
Pertama,
ada tiga tahap yang harus kami lewati. First, pengambilan no.antrian.
Second pembayaran dan penukaran no. antrian menjadi voucher, dan third
penukaran voucher pada H-1 nanti. Haaa.. it's so rempoonngg.
Kedua,
pengambilan no.antrian untuk konser di Day 1, 28 April, dibuka mulai 7
Februari 2012 pukul 00.00 WIB. Helloooo... ini mw beli tiket apa ketemu
dedemit?? Dan lalu mereka menyuruh kami untuk tidak datang terlalu malam
karena penukaran voucher baru akan dibuka pukul 08.00 WIB. Ini
bodooohh.. ini super bodooohh.. iya, pak, bu kita gak dateng terlalu
malem, tapi kita dateng tengah maleemmm. GIMANA BISA MEREKA NYURUH KITA
JANGAN DATENG MALEM MALEM TAPI NO. ANTRIAN UDAH DIBUKA TENGAH MALEM???
Awalnya
saya dan kedua teman saya sudah berencana untuk menggunakan jasa calo
yang mau diberi upan Rp. 100.000 pertiket untuk antri. Tapi akhirnya
rencana itu kami batalkan karena ternyata banyak ELF (Sebutan untuk Suju
fans) yang datang ke Twin Plaza (Tempat dijualnya voucher tiket) dari
sore hari tanggal 6 Februari. Laahh, akhirnya kita semua panik. Rencana
batal, saya dan seorang teman saya, Devina akhirnya berbagi tugas.
Karena saya nggak mungkin ngantri jam 12 malem, Devina bersedia datang
ke Twin Plaza dari jam 9 malem dan she said antrian sudah menggila.
Sumpah saya jadi nggak bisa tidur mikirin dia yang ngantri itu tiket
sendirian, akhirnya kita berkomunikasi melalui phone, sms dan twitter.
Beberapa kali dia bilang "sudah sesak nafas dan nggak kuat" but finally
she got the no.antrian. Mau tau jam berapa dapetnya??? JAM 5 PAGI. DAN
DIA NGANTRI DARI JAM 9 MALEM. GILAAAA!!!
Ketiga,
untuk Super Show tanggal 29 April, pihak promotor berjanji akan membuka
no.antrian tanggal 7 April pukul 8 pagi namun karena saking buanyaknya
ELF yang ingin memonton event di hari kedua juga sudah datang
berbarengan dengan ELF yang ingin menonton pertunjukan pada hari
pertama, akhirnya mereka membuka no.antrian untuk hari kedua malam itu
juga. DAN MEREKA TIDAK MEMBERITAHUKAN HAL TERSEBUT DI TWITTER, TEMPAT
DIMANA MEREKA BERKOMUNIKASI DENGAN FANS!! Itulah yang akhirnya banyak
membuat fans kecewa. Mereka yang mengikuti aturan untuk datang di pagi
hari pun kecewa karena tiket untuk DAY 1 even DAY 2 SOLD OUT!! So, buat
saya.. WAJAR SICH KALAU MEREKA NGAMUK.
Keempat,
akhirnya tiba giliran saya untuk mengantri. Devina sudah tepar dan tak
sanggup menunggu saya di Twin Plaza. She back to the hotel at Aston,
Marina. Akhirnya jam 6 pagi saya meluncur menggunakan taxi biru dari
Cibubur ke Aston, setibanya di Aston sekitar pukul 7 pagi Devina
langsung menyambut saya di Lobby lalu mulai menceritakan pengalaman
nitemare-nya semalam. Cup cup, salut buat temanku yang satu ini.
Beruntung dulu kitah sering clubbing ya, preenn. Jadi kuat lah berdiri
semaleman, wkwkwkwk...
Setibanya
di Twin Plaza hotel pukul Delapan pagi, saya stress karena suasana
sudah rusuh, penuh, pengap! Tidak bisa dibedakan mana ELF yang sudah
punya no.antrian dan mana yang memang baru datang untuk mengambil
no.antrian. Panitia pun tidak terlihat, hanya banyak polisi dimana-mana
dan gerimis pun mulai turun. AAAAHHHH, sumpah ini bodoooohhh!!
Akhirnya
beberapa orang security promotor berkeliling, menggunakan TOA mereka
memberitahukan untuk pulang. ELF tetap tak mau pulang dan meminta
pertanggungjawab si SHERWIN, kepala promotornya untuk keluar but he
never show his face! COWARD!! Dua orang panita yang saya tanya
mengatakan tidak tahu bagaimana nasib kami yang ingin menukar tiket.
Seorang lagi menyuruh saya untuk pulang dan meunggu pemberitahuan
pembayaran di online nanti. Tapi saya tidak menyerah dan pasrah begitu
saja. Saya tetap bertahan disitu, karena pemberitahuan yang didapat
Devina semalam jika saat pembayaran, jam 8 pagi ini, no.antrian yang
dipanggil tidak ada, maka tiket akan hangus. WUIIIHHH, gile aja kalau
sampe tiket gw angus.
Finally
saya bertemu seorang ibu bersama dua orang anaknya. Chinese gitu dhey,
dia bilang kemarin dia menyuruh supirnya untuk mengantri dari pukul 4
sore hari dan dapat no.antrian pukul 2 dini hari. Beberapa saat kami
hanya berdiri tanpa kepastian bersama beberapa orang yang juga sudah
mempunyai no.antrian. Hingga akhirya, Lili, nama ibu tersebut meminta
Supirnya untuk mencari tahu dan memberi uang rokok sebgai pelicin. Tak
berapa lama sang supir kembali dan dirinya meminta kami utnuk
mengikutinya. Kami berjalan cepat menerobos kerumunan, becek, hingga
akhirnya kami tiba di parkiran basement. Ternyata para ELF yang sudah
mempunyai no.antrian diperbolehkan melewati tangga darurat melalui
basement untuk melakukan pembayaran yang tetap dilakukan hari ini.
HUAAAAAAAAAAAA, WATDEFAAAAKKKK!!! Untung gw ngikut tuh ibu-ibu, gimana
kalo gw ngikutin omongan panita yang nyuruh gw pulang ituhhh! Bisa gak
dapet tiket gue!
So,
finally sayah amaaannn. Sayah sudah didalam lobby, ngelantai bersama
ELF lainnya yang sudah mengantri semalaman dan saya duduk didepan muka
sang panitia yang mengatur no.antrian. Mau tau no. antrian saya berapa??
Ini dia..

It's
meant saya harus menunggu 1000 pengantri lagi, karena masing-masing pos
berjumlah 1000 dan saat ini baru Pos A no. 250. Haaa, you know what??
Pos-nya sampai F or G kalo gak salah, hiiiii...Akhirnya
saya mengantri bersama mereka. Mereka ini yang sudah mengantri dari
semalam, dan jika kalian melihat di tivi dan internet, masih buanyaaakkk
sekali ELF yang tetap bertahan diluar.

Finally
I got the voucher ticket pukul 14.00 WIB. Gilaaaaaa... rasa lelah
ngantri dari diri, duduk, diri lagi akhirnya terbayar saat no. B 250
dipanggil dan naik ke lantai dua. Even di lantai dua pun harus mengantri
lagi. But it's okeh... sayah terima. Selama
berdiri menunggu giliran untuk membayar, panitia menyajikan kami musik
Super Junior beserta video klipnya. Disitu saya tersenyum, gilaaa..
kenapa saya sampe begini ya?? Mereka ini siapa?? Saya gak hafal semua
lagunya. Saya nggak hafal semua personilnya. Saya cuma mau liat satu
orang, SIWON. Dulu di Kimchi concert nih orang nggak dateng dan buat
saya bete nggak ketulungan.

Yes,
I got the Voucher ticket!!!!! Even not the BOX that we wanted (We want
Box D but got Box B) but it's fine! We better than the other ELF yang
nggak dapat tiket. Now, it's just counting the day. I really hope the
Super Show concert will be amazing and unforgotable so my backpain and
my sore feet will be paid. And the important thinggg, CHOI SIWON will be
coming!!!! I did it for you, Siwoooonn... *nangis darah.
Hwaiting, Mellyy... \(^_^)/