Jan 13, 2012

The Never Ending Story (Acne & Oily Skin)

Entah kenapa ya kalau ngomongin kulit berminyak and jerawat, pasti dhey satu paket, eerrrr... I'm 25 years old now, married, clean my face third times a day, apply acne cream, sunblock even nite cream but the result still not really good, pheww...

Kalau ngomongin base yang tepat buat wajah, it's almost 10 years that I knew about moisturizer, lightening or sunblock but again.. until now didn't found yet the right for my face, hikkzzz...

 
Pernah pakai apa aja, seingat saya sich kalau untuk pelembab

 
1. Putri yang dari mustika Ratu itu lho.
Entah cocok apa enggak, udah lama juga, hahaha.. *OOT

2. Sariayu

Seinget sayah, make Sariayu itu gegara ngikutin tante. Efeknya apa? Nggak inget juga, hayaahh...

3. Clear and Clear.
Ini product nggak banget sumpah! Seingat sayah muka saya langsung jerawatan parah pakai tiga produk ini, iisshhh...

4. Nivea soft Intensive moisturizing creme.

Oh I love this creme, formulanya ringan, gak berminyak dan gampang nemu dimana-mana. Bahkan saking senengnya sama produk ini, sempet dikasih berbox-box nivea all treatment sewaktu ikut salah satu workshop majalah remaja sama orang Niveanya, hehehe...



5. Ponds, entah yang seri apa pastinya kemasannya berwarna merah muda.
Actually, saya suka produk ini. Nggak bikin berminyak, nggak bikin jerawatan juga, tapi entah kenapa efek whiteningnya bikin muka saya makin putih tih tih. Aneh ngeliatnya, putihnya pucat.

 
6. Akhirnya saya beralih lagi ke Nivea, tapi ternyata sudah nggak cocok. Wajah saya jadi makin berminyak dan terlihat kusam, euuwww...

 
7. Ponds Oil Control (kemasan biru).
Dua bulan pertama pakai Oil control ini memang terbukti wajah jadi nggak terlalu oily hingga akhirnya jerawat kecil-kecil muncul di Jidat dan dagu. Mirip-mirip bruntusan biang keringat gitu. Singkat cerita saya stop dari produk ini lalu beralih ke obat dokter.

 
8. Krim Siang dan Sunblock dari Dokter.
Efeknya biasa saja even jerawatnya hilang tapi muka kayak Teflon. Berminyak -_____-". Good and Bad yak? Dilemma, sigh...

 
9. Olay White Radiance.
Sama halnya seperti krim dari dokter itu, even membuat wajah saya kinclong tapi tambang minyak tetep ada. Lumayan lama pakai pelembab ini, sekitar satu tahun.

 
10. Sunblock SPF 30 from Dermatology
Yes, I'm back again to this stuff. Entah kenapa selalu ngerasa nggak ada yang okeh selain perawatan dokter. Apalagi waktu itu dikasihnya satu set, Sunblock, krim malam, cleanser, toner, dll and yes sekitar 5 tahun saya bergantung pada dokter.

 
11. SK II, Facial Treatment Essence.
Mencerahkan? Iya! Saya akui wajah saya semakin putih dan terlihat segar memakai air ajaib ini. Tapi tidak untuk jerawatnya. Jerawat yang awalnya kecil pun malah semakin meradang. Akhirnya berhenti setelah pemakaian 1 bulan dan tidak ada perubahan.

12. Garnier light Complete.
Seingat saya minyak di wajah berkurang tapi jerawat segede-gede jagung mulai nongol, aiiihh...

13. Body Shop Tea Tree Series
Ini apalagi, dari pertama pakai wajah saya panas seperti terbakar dan akhirnya jerawat pun malah jadi hitam-hitam. Hmm, not recommended for me.


13. Guess what?? I'm back to doctor again. Tapi sepertinya kulit saya sudah kebal sama pbat-obat dari nih Dokter. Even sudah berobat berkali-kali, facial, ion, dll tetep nggak ada perubahan.

 
14. Akhirnya ganti dokter.
Yes, tiga minggu pertama jerawat yang bandel mulai kempes dan muka pun nggak berminyak lagi. Di Krim Siang & Malamnya terlihat seperti ada mutiara-mutiara gitu abis kadang krimnya bling-bling gituh. Oh thank, God saya pikir akhirnya saya cocok dengan obat dokter ini. Mmm, tapi ternyata enggak makin kesini muka saya makin putih (putih bangeeetttt) tapi jerawat baru pun tetap bermunculan. Malah jerawat yang gede-gede itu lho, euuuwww...

 
15. Dan akhirnya, dua hari lalu saya coba Maybeline BB Cream seri Clear Smooth. I got the sample from the counter.


Kenapa saya berani menggunakan ini? Karena pertama, saya suka sekali seri Clear Smoothnya. Sometimes saya pakai Bedak padat dan foundationnya, and nothing wrong to my sensitive skin. Dikemasannya pun dibilang bisa membantu menyamarkan pori dan juga bisa digunakan untuk kulit berminyak bahkan sensitive.

Sementara ini, saya belum bisa komentar banyak tentang produk ini, karena baru dua hari pakai juga. Tapi terasa bedanya kok, wajah saya nggak kering, tapi nggak berminyak juga, Formulanya soft dan bahkan terasa seperti nggak pakai cream apapun dimuka. Oh iya, muka terlihat lebih halus dan warna kulit merata juga. Mudah-mudahaaaaannn cream ini cocok sama eike, amiiinn...

Kalo emang cream ini nggak cocok juga, pengen nyobain Kiehl's blue herbal sich dan berusaha nabung untuk beli Moisturizer dan acne serumnya yang harganya bikin ongkos sebulan abis, hikkzz... Abis baca review-review sepertinya untuk jerawat dan oily skin, Kiehl's ini ahlinya.


Selain krim krim diatas, rasa rasanya saya juga pernah nyobain Loreal, Za, Oriflame Tea tree series dan Revlon tapi haslinya so so aja, kalo nggak berminyak, ya jerawatan, . So, gimana dengan kalian?? Sudah menemukan pelembab or Sunblock yang cocok dengan jenis kulit kah?? Share yuuukk... .

Jan 6, 2012

9 End 2 Out, Korean Drama

Category:Movies
Genre: Romantic Comedy
Being single on 30s, that's the main problem in this drama.
 
Hong Nan Hee, is an ordinary worker at a publishing firm and always dreaming to be an author. Masalahnya datang karena sang ibu yang selalu memaksanya untuk married karena umurnya yang dianggap sudah terlalu tua untuk ukuran wanita dan ditambah lagi adik perempuannya sudah married.
 
Tak cuma itu, sang ibu selalu menghina hasil karyanya yang tak pernah laku dipasaran. Merasa sudah tak kuat lagi, akhirnya Nan Hee memutuskan untuk keluar dari rumah sang ibu. Namun masalahnya tak hanya selesai sampai disitu, Nan Hee tak punya cukup uang dan dirinya pun tak punya tujuan… (Menyedihkan…)

Sebenarnya, bukannya Nan Hee tak ingin menikah. Nan Hee cantik dan actually she have a boyfriend. Tapi masalahnya.. Sang kekasih baru berumur 22 tahun, delapan tahun lebih muda dari umurnya. Jarak umur yang terlalu jauh itulah yang selalu menjadi jurang dalam hubungan mereka.

Beruntung Nan Hee mempunyai Byun Hyung Tae, sahabatnya yang selalu menjadi tempat bersandarnya dan memberikan tumpangan diapartementnya selama pria ini pergi berlibur selama 6 bulan.



Tapi ternyata semuanya tak berjalan mulus sesuai rencana. Baru beberapa hari Nan Hee tinggal diapartement Hyung tae, tiba2 pria itu kembali dan mengatakan kerampokan, singkat cerita finally mereka tinggal bersama.

Awalnya semuanya berjalan normal. Nan Hee tetap berpacaran dengan kekasihnya. Hyung tae pun tetap mencari pelarian agar dapat merupakan xing er, cinta pertamanya. Lagi pula menurut mereka, sepasang sahabat yang telah mengenal satu sama lain selama 30 tahun, tinggal dalam satu apartement, tentu tak akan terjadi apa-apa kan??

Salah besar!!! Akhirnya sepasang sahabat ini sadar bahwa tak ada pria dan wanita yang hanya berhubungan sebagai sahabat. Beberapa bulan tinggal bersama membuat mereka sadar bahwa mereka tetap pria dan wanita. Suatu saat, pasti ada yang berubah dalam hubungan mereka!
 
Perasaan mereka berubah..
 
Suasana semakin mendukung kala Nan Hee sedang patah hati dan sendiri, Hyung Tae masuk kedalam kehidupannya bukan lagi sebagai sahabat. Pria itu masuk sebagai sosok seorang pria.

Disaat sedang bimbang tentang perasaan masing-masing, tiba-tiba Xing Er masuk kembali dalam kehidupan mereka, dan bersama dengan itu, cinta pertama Nan hee pun datang dan melamarnya.

Bagaimana akhir dari cerita mereka berdua???
Akankah mereka memutuskan untuk tetap menjadi sahabat atau sebaliknya??
You have to watch this drama, guurrrlllsss... ^_^